Presiden RI, Antara Primbon dan Mitos Notonegoro



Presiden RI, Antara Primbon dan Mitos Notonegoro
Oleh : Fadil Abidin

            Sebelum Joko Widodo alias Jokowi muncul ke pentas nasional sebagai tokoh poltik ‘the rising star’, banyak orang Jawa meyakini bahwa setelah Susilo Bambang Yudhoyono mengakhiri masa kepersidenannya, maka yang menjadi Presiden RI berikutnya adalah Prabowo Subianto. Tapi setelah Jokowi mendadak populer, nama Prabowo seakan mengalami ‘degradasi’.  

Ketika Penjahat Menjadi Pejabat dan Pejabat Menjadi Penjahat



Ketika Penjahat Menjadi Pejabat dan Pejabat Menjadi Penjahat
Oleh : Fadil Abidin
Dimuat di OPINI Harian Analisa Medan, 16 Januari 2014

Masyarakat Indonesia sedang sakit. Bukan sakit sembarang sakit, melainkan sakit secara sosial dan moral. Secara politik, masyarakat kita juga tidak cerdas dalam memilih para pemimpin. Akibatnya, bangsa ini akan terus terpuruk akibat ketidakcerdasan tersebut. Sejumlah fenomena memberi indikasi jelas dan kuat soal itu. Beberapa tahun lalu, kita pernah memilih gubernur dan walikota, jabatan keduanya berakhir di bui.

“Coblos Partai X Nomor Sekian!”



“Coblos Partai X Nomor Sekian!”
Oleh : Fadil Abidin
Dimuat dalam OPINI Harian Analisa Medan, 29 Maret 2014

       “Coblos Partai X Nomor Sekian!” Itulah penggalan iklan kampanye semua partai politik peserta pemilu yang sering kita lihat atau dengar di televisi. Pertanyaannya, apakah sistem pemilihan umum (pemilu) legislatif yang kita laksanakan 9 April 2014 nanti adalah pemilu dengan sistem proporsional tertutup, dimana pemilih lebih diarahkan untuk mencoblos parpol ketimbang nama calon anggota legislatif atau caleg?

Pemilu Serentak Pemilu Lima Kotak



Pemilu Serentak Pemilu Lima Kotak
Oleh : Fadil Abidin

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan uji materi (judicial review) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan akademisi Effendi Ghazali bersama Koalisi Masyarakat untuk Pemilu Serentak. Putusan itu berlaku untuk Pemilu 2019.

Captain Phillips dan STIP



Captain Phillips dan STIP
Oleh : Fadil Abidin

            Kita tidak mungkin mengharapkan kehadiran Captain America untuk hadir di dunia nyata untuk menyelamatkan umat manusia. Tapi di dunia ini ada sosok nyata bernama Captaian Richard Phillips, seorang kapten kapal dan nahkoda yang berani mengambil risiko mengorbankan dirinya demi keselamatan anak buah kapal (ABK) yang dikomandoinya melawan bajak laut Somalia yang ganas.

Menyoal Peringatan Bahaya Merokok



Menyoal Peringatan Bahaya Merokok
Oleh : Fadil Abidin

            Sejak tahun 2014 pemerintah telah mengeluarkan peringatan tentang bahaya merokok yang baru. Coba bandingkan mana yang lebih ‘seram’ kalimat “Peringatan: Rokok Membunuhmu” dengan kalimat “Peringatan: Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi dan Gangguan Kehamilan dan Janin”

Mengakhiri Praktik Korupsi Dana Haji



Mengakhiri Praktik Korupsi Dana Haji
Oleh : Fadil Abidin

Jika korupsi jenis lain disebut sebagai perampokan uang negara oleh pejabat yang berwenang, maka korupsi dana penyelenggaraan haji merupakan perampokan uang rakyat secara langsung oleh para pejabat yang berwenang. Kejahatan korupsi dana haji ini sebenarnya lebih dahsyat ketimbang jenis korupsi lainnya, di dalamnya terdapat unsur penipuan, penggelapan, pencurian, penyalahgunaan wewenang, penyalahgunaan amanah, dan unsur penggelapan uang riba atau rente dari dana jemaah haji. Jadi para pejabat itu, sudah menggelembungkan biaya, memakan uang riba pula.    

Koalisi Tanpa Syarat, Mungkinkah?



Koalisi Tanpa Syarat, Mungkinkah?
Oleh : Fadil Abidin

Setelah Capres Joko Widodo atau Jokowi mempraktikkan ‘blusukan’. Ada kosakata baru yang akhir-akhir ini sangat populer dalam wacana politik di Tanah Air. Kosakata itu ialah 'koalisi tanpa syarat' yang coba kembali akan dipraktikkan oleh Jokowi. Koalisi tanpa syarat adalah kerjasama antar partai politik tanpa menjanjikan bagi-bagi kursi jabatan menteri. Kerjasama ini dilakukan ketika pengajuan pasangan capres dan cawapres maupun ketika di parlemen.

Koalisi atau Kolusi?



Koalisi atau Kolusi?
Oleh : Fadil Abidin

            Mungkin agak sulit mendefinisikan dengan benar sistem pemerintahan Republik Indonesia. Parlementer, presidensial, atau kombinasi keduanya? Secara konstitusional, UUD 1945 tidak menyebutkan dengan tegas sistem pemerintahan RI adalah presidensial. Pasal 4 hanya menyatakan (1) Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar. Jadi implikasi logis dari pasal ini adalah Presiden RI adalah kepala pemerintahan, yang berarti RI menganut sistem pemerintahan presidensial. Tapi dalam praktik kenegaraan selama 10 tahun belakangan ini sistem pemerintahan RI tampaknya telah mengarah kepada sistem parlementer.

Kampanye Hitam dan Sakitnya Peradaban



Kampanye Hitam dan Sakitnya Peradaban
Oleh : Fadil Abidin

            Menyesakkan. Maraknya kampanye hitam pada Pilpres 2014 sebenarnya merupakan gambaran kelamnya jiwa dan sakitnya peradaban bangsa Indonesia secara keseluruhan. Perebutan kursi presiden dan wakil presiden RI yang merupakan pertarungan para elit, dan rakyat yang seharusnya menjadi juri penilai justru dimobilisasi untuk ikut bertarung.